Semangat Ber-Muhammadiyah Menurut KH. Ahmad Dahlan

Muhammadiyah dikenal dengan gerakan pembaharuan berdasarkan banyak literatur, Muhammadiyah dikenal dengan semangat etika protestan. Etika protestan adalah sebuah konsep dan metodeologi yang menggabungkan beberapa unsur seperti sosiologi,ekonomi dan sejarah. Dalam etika protestan dikenal juga dengan paham calvinisme yakni keberhasilan seseorang masuk surga atau neraka tergantung pada pekerjaannya di dunia.
Etika protestan ini di pahamai oleh kyai haji Ahmad Dahlan sehingga pada saat mengajarkan muridnya tentang surah Al-Ma’un di ulang ulang hingga muridnya bosan. Seorang murid bertanya “mohon maaf Kyai kenapa kita hanya membaca surah Al-Ma’un saja, kan dalam Al- Qur’an ada banyak surat? Dijawab sekaligus balik bertanya ya oleh kyai Dahlan:

“apakah kamu sudah paham tentang kandungan dari surah Al-Ma’un?”

Kyai Haji Ahmad Dahlan

“Belum kyai” jawab murid beliau.
Kyai Dahlan lalu menjelaskan kandungan dari surah Al-Ma’un antara lain

  1. Surah Al-Maun mengajarkan kita tentang beramal kepada siapa pun dan dalam keadaan apaun, ketika kita sudah ikhlas dalam beramal maka kita sudah bisa memahami sebagian dari kandungan Al-Ma’un. Beramal itu dengan berbagai macam cara seperti membantu fakir miskin, mesekolahkan anak yang terlantar dan bersedekah.
  2. Surah Al-Ma’un mengajarkan kita tentang pembebasan, pembebasan yang dimaksud adalah menciptakan umat Islam yang berkarakter islami, bernafaskan Qurani dan berakhlaqul Kharimah.

Oleh sebab itu semangat ini menjadi tugas bagi semua umat Islam di manapun agar menjadikan Islam yang rahmatan li Al-Amin serta menjadikan Islam sebagai agama yang cinta perdamaian dan penuh tanggungjawab kepada semua umat manusia.

Ditulis oleh Guru Sejarah dan Sosiologi SMAM 1 Gresik

Wiwit Dwi Wahyu, S.Hum

Vicky

English teacher | website content writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *