Gresik Wajib Go Internasional

Minggu 8 September 2019, lembaga Indonesia- Amerika membuat lomba yang disebut dengan Pecha Kucha. Lomba tersebut diikuti oleh murid SMA Muhammadiyah 1 Gresik yang bernama Biokta, menurutnya Gresik  layak mendunia dengan Ecotourisme.

Gresik merupakan kota yang sangat unik dan kompleks, banyak pabrik berskala nasional maupun internasional berdiri di Gresik seperti PT.Semen Gresik Indonesia, PT. Manufakturing dan lain lain. Selain itu secara budaya dan sejarah Gresik menyumbang dalam peradaban Islam yang Tidak ada di daerah lain, seperti makam sunan Giri setiap hari Kamis makam ini ramai dikunjungi oleh pengunjung dari dalam maupun luar negeri, karena menurut sebagian orang dengan berdoa dimakam sunan Giri insyaallah dengan pertolongan Allah akan terkabul.

Kepercayaan mistis inilah yang bisa di jadikan sebagai Ecotourisme di Gresik,  selain kepercayaan tersebut ada pulau yang indah yang jarang di jamah oleh manusia yakni pulau Bawean,dipulau ini kita bisa memandang keindahan Gresik dengan sudut pandang yang berbeda.

Makanan khas Gresik seperti pudak, sego krawu, nasi karak menjadi kuliner tradisional yang harus dikenalkan ke dunia, karena memiliki cita rasa yang khas, nilai gizi yang tinggi dan tidak ditemukan di manapun kecuali di Gresik.

Gagasan yang dibangun oleh biokta ternyata menjadi daya tarik bagi dewan juri, sehingga biokta berhasil menyabet juara ketiga dalam perlombaan yang diadakan oleh lembaga Indonesia – Amerika. Harapan biokta bagi semua instansi yang ada di Gresik adalah mari perbanyak ecotourisme yang ada di Gresik karena dengan bnyaknya ecotourisme tersebut membuat pendapatan masyarakat bertambah.

Ditulis oleh Guru Sejarah dan Sosiologi SMAM 1 Gresik

Wiwit Dwi Wahyu, S.Hum

Vicky

English teacher | website content writer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *