Select Page

Ditulis oleh: Wiwit Dwi Wahyu, S.Hum.

(Pembina Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah SMAM 1 Gresik | Guru Sejarah)

Wakil Kepala Sekolah bagian  Kurikulum, Nurul Ilmiyah, S.Pd. menggelar workshop IHT tentang Assesmen Nasional untuk memaksimalkan pelayanan Mutu di SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Senin (14/12/2020)

Materi Assesmen Nasional ini disampaikan oleh Anim Hadi (Guru berprestasi madiun), menurut Anim Hadi Susanto, S.Pd, M.Pd,  pada era sekarang kita sedang menghadapi generasi yang hidup di abad 21, abad ini segala informasi masuk kedalam kita ratusan bahkan ribuan informasi yang perlu kita cari kebenarannya agar kita tidak terjebak pada informasi yang menyesatkan.

Assemen Nasional ini merupakan wajah baru pendidikan kita untuk membekali para siswa untuk berpikir kritis tentang berbagai macam peristiwa dan informasi yang masuk di kehidupan mereka. Ukuran dari assemen nasional ini adalah meciptakan generasi muda yang bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia.

Tujuan kedua yakni memberikan pemahaman bahwa dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara kita memiliki banyak perbedaan, perbedaan tersebut berupa perbedaan berpikir, perbedaan agama dan masih banyak lagi, namun perbedaan itu bukanlah sebuah masalah tapi perbedaan tersebut merupakan keunggulan sesusai dengan falsafah kita “Bhineka Tunggal Ika”.

Tujuan ke tiga dari assesmen nasional adalah membentuk sisiwa yang mandiri, penerjemahan dari mandiri adalah mereka mampu menganalisis segala bentuk kejadian yang ada di sekitanya dan menjadikanya sebagai pelajaran.

Tujuan ke empat bernalar kritis, pendidikan pada dasarnya membentuk siswa berpikir secara sistematis dan kritis, Menurut Angelo (1995) “berpikir kritis adalah mengaplikasikan rasional, kegiatan berpikir yang tinggi, yang meliputi kegiatan menganalisis, mensintesis, mengenal permasalahan dan pemecahannya, menyimpulkan dan mengevaluasi”.

Manfaat dari berpikir kritis yakni 1. Siswa mampu memberikan banyak alternatif jawaban atas peristiwa yang terjadi, Karena setiap kejadian atau peristiwa yang terjadi memiliki makna beraneka raga tergantung sudut pandang berbeda. 2. Memahami sudut pandang orang lain, sering kali kita mendengar tentang konflik yang melanda beberapa daerah hal ini dikarenakan mereka tidak saling memahami satu sama lain. Berpikir kritis membuat siswa mampu memahami perasaan atau ide dari sudut pandang yang berbeda sehingga meminimalisir konflik.

Baca Juga:  Tiga Pesan Penting Kadinas Pendidikan Jawa Timur Pada Kegiatan PMO Sekolah Penggerak di Smamsatu

Harapan Pendidikan Masa Depan

Pendidikan menjadi hal yang penting bagi sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, Tujuan dari pendidikan menurut UU No. 2 Tahun 1985 adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia yang seutuhnya, yaitu bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, memiliki pengetahuan, sehat jasmani dan rohani, memiliki budi pekerti luhur, mandiri, kepribadian yang mantap, dan bertanggung jawab terhadap bangsa. Selain itu, Menurut UU No. 20 Tahun 2003 pasal 3 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Harapan kita semua semoga dengan adanya assesmen nasional ini mampu memberikan angin segar dalam dunia pendidikan, sehingga mampu membentuk siswa yang bertakwa kepada Allah SWT dan berguna bagi Bangsa dan Negara.

Bagikan Konten Ini Melalui:
× WhatsApp Admin Available from 07:00 to 21:00