Select Page

SMAM1GRESIK.SCH.ID – Smamsatu Gresik selalu berusaha menciptakan inovasi – inovasi pembelajaran demi mengikuti perkembangan teknologi yang semakin pesat, salah satunya adalah dengan menerapkan pembelajaran Hybrid Learning kepada peserta didiknya.

Pengajar Fisika, Rulita Aqies sesang mengajar kelas yang menerapkan pola hybrid learning.

Menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Nurul Ilmiyah, S.Pd, memang sudah saatnya kita semua beralih dari sistem yang konvensional ke sistem yang serba digital.

Baca juga: Kepala Smamsatu Gresik Dipercaya Menjadi Pemateri Webinar Literasi Digital Kementerian Informasi dan Komunikasi Republik Indonesia Untuk Kedua Kalinya

Menurutnya sekarang ini, proses belajar mengajar tidak hanya terjadi di ruang kelas, namun bisa dimanapun dan tak terikat oleh ruang dan waktu.

“Apalagi dengan adanya pandemi seperti saat ini, pembelajaran Hybrid Learning ini menjadi model yang harus digunakan, dan semoga menjadi model pembelajaran yang efektif, baik ketika pandemi ataupun pasca pandemi,” katanya.

Masih menurut Nurul Ilmiyah, dalam pembelajaran Hybrid Learning ini guru bisa melakukan pembelajaran dua sekaligus, yaitu secara offline dan secara online (daring).

Berbagai perangkat digunakan dalam proses pembelajaran kelas hybrid learning.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Rudi Ihwono, S.Kom, menyampaikan bahwa, tim Sarana dan Prasarana bekerja sama dengan Tim IT telah mempersiapkan segalanya untuk mensukseskan pembelajaran Hybrid Learning ini.

Baca juga: Hebat, Program Unggulan Smamsatu Ini Hasilkan Peserta Didik Yang Mampu Sampaikan Kultum Dalam 5 Bahasa

Hal – hal yang telah dipersiapkan antara lain; ruang kelas yang sudah dilengkapi dengan wifi, dua tripod untuk tempat webcam, dan juga hp, untuk memperlihatkan guru dan suasana kelas ketika proses pembelajaran agar terlihat oleh peserta didik yang online.

Baca Juga:  Ibarat Buah Tin, Guru Smamsatu Ini Ingin Memberi Banyak Manfaat

Ada juga LCD proyektor, untuk share materi lewat zoom, yang bisa dilihat baik oleh peserta didik yang ikut offline atau online. Juga pen tablet, yang dibuat oleh guru untuk menerangkan materi.

“Untuk pembelajaran Hybrid Learning ini telah dimulai sejak hari Kamis,16/9/2021 untuk kelas Muhammadiyah Boarding School (MBS). Tapi untuk kedepannya, semua kelas akan mendapatkan pembelajaran Hybrid Learning ini,” kata Rudi Ihwono, S.Kom.

Penulis : M.Ali Safa’at, S.Pd.
Editor: Akhmad Akmal Rifqi, S.Pd.

Bagikan Konten Ini Melalui:
× WhatsApp Admin Available from 07:00 to 21:00