Select Page

SMAM1GRESIK.SCH.ID“Tidak ada orang sukses yang tanpa mengalami kegagalan,” itulah motivasi besar yang selalu ada dihati Azzam Fajar Abdillah, siswa kelas XI IPS 2 Smamsatu Gresik, yang saat ini terpilih menjadi salah satu punggawa Persela U – 17, Tim Sepak Bola kebanggaan masyarakat Lamongan.

Kepada penulis, siswa yang hobi bermain bola sejak kelas 4 SD ini menyampaikan bahwa kesuksesan nya saat ini tidaklah diperoleh dengan mudah.

Ia menceritakan bahwasanya ia pernah beberapa kali seleksi untuk masuk Tim Akademi atau Klub, ia selalu gagal, dan sampai menangis karena kegagalan tersebut.

“Sejak saya suka sepak bola, saya mempunyai tekad dan cita cita menjadi pemain sepak bola Profesional. Pada Desember 2020, sebuah Akademi di Mojokerto membuka seleksi untuk mencari murid berbakat dan saya pun mengikuti seleksi tersebut selama 2 hari. Setelah seleksi selesai, saya menangis karena saya gagal dan bermain buruk saat itu,” katanya.

Tapi, siswa yang mengawali karirnya dengan menimba ilmu sepak bola di SSB GFC Lamongan tersebut tidak langsung berputus asa, ia tetap mencoba lagi untuk seleksi di klub yang lain.

“Sampai di rumah saya tetap menjaga motivasi besar tersebut karena tidak ada orang sukses tanpa kegagalan,” imbuhnya.

Selanjutnya, menurutnya, beberapa bulan berselang, pada tahun 2021 sebuah Tim Akademi di Malang juga membuka seleksi, ia pun mengikuti seleksi tersebut. “Saya bekerja keras dan berdo’a agar seleksi kali ini tidak melakukan kesalahan seperti sebelumnya. Pada saat tim mengumumkan hasil seleksi, nama saya tetap tidak ada, saya gagal ke dua kalinya,” kata pemuda yang suka bermain gitar ini.

Azzam ketika bertanding di klub Persela U-17

Kegagalan untuk kedua kalinya tersebut, tidak lantas membuat pemuda kelahiran Lamongan,15 November 2004 tersebut menyerah. Ia mencoba mencari peluang lagi agar cita-cita nya untuk menjadi Pemain Sepak Bola Profesional tercapai.

Baca Juga:  Kisah Aisyah, Siswi Smamsatu Peraih Medali Emas Kejurnas Martial Art FBAI 2022

Dan peluang tersebut sedikit terbuka, ketika pertengahan tahun 2021 Persela Football Academy membuka pendaftaran untuk murid baru. Ia pun mencoba mendaftar dan menjadi bagian dari klub tanah kelahirannya tersebut.

Setelah berbulan – bulan latihan, ada kompetisi Piala Soeratin dan Persela U – 17 mengikuti Kompetisi tersebut. Untuk pemainnya, persela U – 17 menggunakan pemain dari Akademinya melalui tahap seleksi di dalam akademi tersebut. ” Alhamdulillaah, akhirnya sayapun terpilih di Tim yang mengikuti Kompetisi tersebut,” katanya dengan nada bahagia.

Setelah keberhasilannya menembus Tim Persela U – 17 tersebut, Azzam semakin bersemangat dan berlatih keras, agar suatu saat bisa juga menjadi bagian dari Timnas Indonesia.

Tidak lupa, ia juga menyampaikan terima kasih kepada sekolahnya tercinta, Smamsatu Gresik, yang telah berperan penting dalam mendukung kesuksesannya saat ini.

“Peran Smamsatu Gresik dalam diri saya sangat banyak, mulai dari kedisiplinan, kerja keras, tidak mudah menyerah, dan lain – lain. Meskipun saya masih muda dan belum bisa di bilang sukses tapi saya sangat memerlukan aspek tersebut,” ujarnya.

Terakhir, ia ingin berpesan kepada adik kelasnya di Smamsatu Gresik:

“Jangan dengarkan omongan jelek orang lain terhadap mimpimu, tetaplah fokus pada mimpimu, bekerja keraslah, dan jangan lupa mohon do’a kepada orang tua untuk kesuksesanmu,” katanya.

Penulis : M.Ali Safa’at, S.Pd.
Editor: Akhmad Akmal Rifqi, S.Pd

Bagikan Konten Ini Melalui:
Baca Juga:  Terbangkan Layang-Layang Hias, Inilah Serunya Penilaian Akhir Semester Kelas X
× WhatsApp Admin Available from 07:00 to 21:00