Select Page

SMAM1GRESIK.SCH.ID – Bukan menjadi rahasia lagi bahwa kegiatan jual beli (niaga) yang dilakukan sebagian dari manusia ada yang tak sempurna karena tidak memenuhi syarat, hal itu disampaikan Anas Thohir, S.Ag dalam kegiatan Jumat (28/1/2022) di masjid Al Qolam SMA Muhammadiyah 1 Gresik.

Ustaz yang juga merupakan guru Al Islam dan Kemuhammadiyahan itu menjelaskan tafsir Al-Qur’an surat At Taubah ayat 111 bahwa, Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka lantaran mereka menginfakkannya di jalan ketaatan kepada-Nya, seperti untuk berjuang di jalan-Nya dengan memberikan surga untuk mereka.

“Kita berjual beli dengan harta, sekiranya amal sholeh melalui harta itu menumbuhkan kemanfaatan, menumbuhkan keihlasan maka itulah yang dihadiahi dengan surga.”

Demikian penjelasan ustaz yang telah mengajar di SMA Muhammadiyah 1 Gresik selama puluhan tahun itu.

Namun, manusia umumnya merusak sendiri perniagaannya dengan Tuhannya itu karena tidak adanya ruh dalam perniagaan itu. Lebih lanjut Anas Thohir menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan ruh dalam perniagaan dengan Allah adalah seperti yang dijelaskan dalam Al Qur’an:

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu merusak sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), seperti orang yang menginfakkan hartanya karena ria’ (pamer) kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari akhir. Perumpamaannya (orang itu) seperti batu yang licin yang di atasnya ada debu, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, maka tinggallah batu itu licin lagi. Mereka tidak memperoleh sesuatu apa pun dari apa yang mereka kerjakan. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.” (QS. Al Baqarah ayat 264,)

Didalam Jual beli, antara penjual dan pembeli harus saling merelakan, dan barangnya halal. Demikian juga berdagang dengan Allah, Jika manusia belum mampu merelakan apa yang diperdagangkan, maka itulah yang merusak inti dari perdagangan.

“Jadi nanti jangan harap shodaqohnya, hajinya, akan bertemu dengan amalnya. Karena sudah dikasih kabar oleh Allah. Jika hanya untuk selfie, jika hanya pencitraan, maka hakekatnya seperti batu licin yang diatasnya ada debu kemudian batu itu ditimpa air hujan. Maka tinggallah batu licin itu saja. Hilang sudah amal ibadahnya,” tandas ustaz Anas Thohir.

Bagikan Konten Ini Melalui:
Baca Juga:  10 Siswa Smamsatu Borong Juara OSN Kabupaten Gresik 2022
× WhatsApp Admin Available from 07:00 to 21:00