Select Page

SMAM1GRESIK.SCH.ID – Meski sudah sepekan berlalu, tepatnya Selasa, 29 Maret 2022, tapi pengumuman kelulusan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) –melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)– tetap saja membuat 21 siswa Smamsatu Gresik yang lolos dalam seleksi tersebut merasa terharu, bahagia, dan terus terngiang. Tak terkecuali Ziad Imanallah, siswa kelas XII IPS 2 Smamsatu Gresik.

Siswa kelahiran Gresik, 29 Januari 2004 lalu ini benar-benar bersyukur dan tidak menyangka bisa masuk dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri impiannya lewat jalur ini. Tak heran, dari bibir pemuda ganteng ini, terus mengalir rasa syukur atas apa yang telah Allah karuniakan kepadanya.

Alhamdulillah, saya benar-benar sangat bersyukur kepada Allah SWT, saat saya melihat warna biru (tanda lolos seleksi, Red) setelah memasukkan nomor pendaftaran SNMPTN saya. Sebab, awalnya sedikit pesimis mengetahui sertifikat yang saya masukkan hanya sekadar peserta. Dibanding dengan sertifikat yang dimasukkan alumni terdahulu, misalnya pemenang berbagai kejuaraaan yang notabenenya relate (berhubungan)dengan Prodi Ekonomi Islam,” katanya.

Pemuda yang hobi menonton film tapi tetap demen mengaji ini memang pantas berbangga dan berbahagia, meski terus diselimuti rasa tak percaya. Pasalnya, saat ini ia diterima di Prodi Ekonomi Islam Universitas Airlangga (Unair), lewat Program Bidik Misi, jalur SNMPTN. Di jalur ini ia harus bersaing dengan ribuan siswa dari sekolah lain di seluruh Indonesia. Tak hanya itu, proses dan tahapan yang harus ia lalui pun cukup rumit.

“Untuk proses program bidik misi ini, saya harus mendaftar di official website KIP. Setelah itu saya harus mengisi biodata, berkas, serta rencana akan mendaftar pada seleksi apa. Bahkan setelah diterima di seleksi yang saya pilih, nantinya masih akan dimintai berkas yang lebih detail, seperti foto anggota keluarga, kondisi rumah, hingga slip gaji orang tua. Sekali lagi, syukur alhamdulillaah, saya benar-benar tidak menyangka saya bisa lolos,” katanya.

Baca Juga:  Nikmatnya Berolahraga di Rooftop Playground Smamsatu

Hal yang berbeda justru disampaikan oleh Wali Kelas Ziad Imanallah di XII IPS 2, yakni Mohammad Hilman Fanani, SH. Tidak seperti Ziad yang pesimistis untuk bisa lolos SNMPTN, guru PKn Smamsatu Gresik ini sangat yakin, bahwa Ziad akan lolos dengan mudah di jalur SNMPTN ini. Keyakinan ini ia sandarkan pada capaian prestasi akademik yang dimikiki Ziad.

“Sejak awal saya sangat yakin, Ziad akan dengan mudah lolos di SNMPTN 2022 ini. Karena melihat prestasinya di bidang akademiknya, dari semester 1 sampai 4, ia selalu mendapatkan peringkat paralel pertama di jurusan IPS. Ia hanya gagal mempertahankan peringkatnya di semester 5, yang turun  peringkat kedua,” katanya.

Selain itu, keyakinan ayah dua anak ini juga karena melihat perangai Ziad yang sangat luar biasa taat dan alim, dan suka mengaji Al Quran.

“Ziad itu anaknya sangat taat dan alim. Ia sangat rajin dalam melakukan kegiatan sholat Dhuha dan sholat berjamaah di sekolah. Ia juga selalu berusaha belajar mengaji dengan mendengarkan murotal di YouTube dan menirukannya. Jadi dengan perangai yang alim dan taat tersebut, saya yakin Allah SWT akan mengabulkan semua doanya,” tandasnya.

Terakhir, guru humoris ini juga sangat yakin, bahwa siswa kelasnya ini akan lolos, karena faktor orang tuanya. Menurutnya, orang tua Ziad ini benar-benar sangat mendukung putranya dengan sepenuh hati. Bahkan untuk urusan pembayaran sekolah, orang tuanya dinilai sangat luar biasa.

“Walaupun dalam ekonomi pas-pasan, beliau sama sekali tidak pernah menunggak, dan selalu membayar on time,” ujarnya.

Di sisi lain, atas keberhasilannya tersebut, putra pasangan Faisal Efendi dan Yeti Hayati ini mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Smamsatu Gresik, khususnya pihak Bimbingan Konseling (BK) yang dikomandani oleh Wiwit Rahmya Rosintan, MPsi.

Baca Juga:  Mengikuti Perkembangan Teknologi Yang Semakin Pesat, Smamsatu Terapkan Pembelajaran Hybrid Learning

“Saya mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Smamsatu Gresik, khususnya pihak BK. Bagi saya pihak BK sangat membantu dalam proses pemilihan prodi SNMPTN. Lewat bimbingan Bu wiwit juga, saya akhirnya memilih jurusan Ekonomi Islam. Bisa dibilang beliaulah yang mengenalkan saya ke prodi Ekonomi Islam,” katanya.

Selanjutnya, ke depannya ia berharap agar diberikan kekuatan oleh Allah untuk mengemban amanah yang diberikan kepadanya dan juga bisa menjadi pribadi yang lebih baik secara jasmani maupun rohani. Siswa anggota bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP) ini memberikan semangat bagi adik-adiknya di Smamsatu Gresik yang sedang mengejar SNMPTN waktu yang akan datang.

“Memang bukan hal mudah, tapi insya Allah setelah kalian berusaha, Allah yang akan memberikan hasil terbaiknya. Apa pun itu. Karenanya, terus dan teruslah semangat dalam mengejar cita-cita,” pungkasnya. (*)

Penulis: M. Ali Safa’at, SPd

Bagikan Konten Ini Melalui:
× WhatsApp Admin Available from 07:00 to 21:00