Select Page

SMAM1GRESIK.SCH.ID — Para santri Muhammadiyah Boarding School (MBS) Madinatul Ilmi SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gesik berhasil memborong juara pada Lomba  Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Desain Komunikasi Visual  se-Kabupaten Gresik di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).

Lomba berlangsung pada 29-30 Maret 2022 yang diikuti oleh sekolah  negeri dan swasta se-Kabupaten Gresik. Pengumuman pemenangnya pada tanggal 30 Maret 2022. Pada saat pengumuman, MBS Madinatul Ilmi Smamsatu Gresik berhasil memborong juara pada sesi lomba Bahasa Arab. Pemenang lomba dari Smamsatu, yakni Dwiyan Adib Maulana (kelas X-2) Juara 2, Iqbal Dzakwan (X-1) Juara 3, dan Fina Nasiyatul Mafaza (X-1) Juara Harapan 3.

Dari kiri: Juara 2 Dwiyan Adib Maulana (kelas X-2), Juara harapan 3, Fina Nasiyatul Mafaza (X-1) dan Juara 2, Iqbal Dzakwan (X-1).

Dikonfirmasi melalui WhatsApp, Selasa (12/4/2022), Ustadz Muhammad Naufal, Lc, MSi, dan Ustadzah Hadiyatan Wasilah, MPd selaku pembina lomba Bahasa Arab, mengaku bangga dengan prestasi yang ditorehkan oleh para santri MBS Madinatul Ilmi, Smamsatu Gresik. Kebanggaan itu karena persiapan yang dilakukan cukup singkat, yakni cuma seminggu.Tetapi, sambung Ustadz Naufal, mereka berhasil menjadi juara.

Dikatakan, selaku pembina yang mendampingi anak-anak, mulai dari penulisan teks pidato hingga performance, ia kaget dengan prestasi yang mereka capai. Sebab, saingan mereka tidak hanya anak SMA, akan tetapi juga mahasiswa.

“Sekali lagi, kami selaku pembina sangat bersyukur sekali,” ujar Ustadzah Hadiyah menimpali.

Ditambahkan, melihat prestasi anak-anak yang gemilang, selaku pembina ia semakin yakin, bahwa kelak dari MBS Madinatul Ilmi bakal lahir tokoh-tokoh hebat dan juga lahir mubaligh dan mubalighat yang ber-akhlaqul karimah yang berlandaskan Quran dan As-Sunnah.

Sementara Iqbal Dzakwan, salah satu juara, menyampaikan, ia sangat bersyukur menjadi juara dalam lomba yang dilakanakan di UMG. Apa yang ia raih bersama teman-temannya rasanya pas dengan pepatah Arab ‘Man Jadda wa jadda “ (Barang siapa bersungguh-sungguh, maka dia akan mendapatkan).

Baca Juga:  Siapkan Diri Hadapi Maut dengan Hati yang Bersih

Tentang motivasi mengikuti lomba, kata Iqbal,i pertama, ingin membanggakan kedua orang tua. Juara yang ia raih diharapkan menjadi oase bagi orang tuanya, sekaligus menjadi kebanggan bagi keluarga. Ia tambahkan, sukses itu juga diharapkan menambahkan kebahagiaan orang tuanya.

“Yang kedua, untuk menambah wawasan dan juga pengalaman dalam mengikuti lomba atau event, baik tingkat daerah maupun tingkat nasional, nantinya,” katanya penuh syukur.

Ia menambahkan, sukses yang diperoleh tidak luput dari bimbingan para ustadz dan musyrif , terutama Ustadz Muhammad Naufal yang selalu mengingatkan, mengajari, dan memberikan Langkah-langakah dalam berpidato yang baik.

“Pembawaan Ustadz Naufal yang tegas, membuat kami belajar banyak tentang struktur kalimat bahasa Arab. Selain itu, beliau selalu berpesan, agar sukses, sandarkan semua yang sudah kita lakukan kepada Allah SWT. Juga usaha dan berdoa menjadi syarat mutlak yang harus dilakukan,” tandasnya.  (*)

Bagikan Konten Ini Melalui:
× WhatsApp Admin Available from 07:00 to 21:00