Select Page

PWMU.CO – Kepala SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gresik Ainul Muttaqin SP MPd menghadiri ‘Expo Technopreneurship Gelar Karya Siswa Spemutu Gresik’, Rabu (19/10/2022).

Tampak hadir pula beberapa pejabat Pemerintah Kabupaten Gresik, di antaranya Kabid Teknologi dan Informatika Diskominfo Sony Caturiyanto SPd, serta Pengawas Dinas Pendidian Drs Muhammad Ibrahim Suyuthi MPd dan Dra Sujiatic MM.

Acara dibuka dengan penampilan Aremu alumni Spemutu. Aremu adalah sebutan untuk suporter Smamsatu. Mereka menghibur hadirin dengan yel-yel khas Spemutu yang diikuti siswa-siswi yang hadir. Meski sudah jadi siswa Smamsatu Gresik, mereka masih ingat dengan yel-yel SMP Muhammadiyah 1 (Spemutu) Gresik.

Expo Teknopreneurship ini tersusun dari tiga kegiatan utama. Yakni Game Labirin untuk siswa kelas VII, Ecopreneur Expo untuk kelas VIII, dan Lomba Podcast untuk kelas IX.

Para hadirin disuguhi presentasi dari tiap-tiap kelompok. Game Labirin menampilkan 12 kelompok secara bersamaan. Mereka bersiap dengan PC (personal computer), berjajar rapi di sebelah kantor guru Spemutu.

Lomba Podcast diikuti 20 kelompok namun karena keterbatasan waktu yang ditampilkan di panggung utama Expo Teknopreneurship hanya satu kelompok.

Yang paling seru itu kegiatan Ecopreneur Expo yang dilakukan 16 kelompok. Mereka sebelumnya membudidayakan sayur atau tanaman obat, mulai dari menanam, merawat, memanen, mengemas kemudian menjual sampai membuat media promosi hasil budidaya tersebut.

Filza Rosalina Gilda, siswi peserta Ecopreneur Expo mengatakan “Kegiatan seperti ini seru. Banyak pelajaran yang bisa diambil,” ujarnya. Dia berharap tahun depan diadakan lagi. Siswi yang bercita-cita menjadi dokter ini membudidayakan buah tomat selama kurang lebih 30 hari, hingga bisa dipamerkan pada acara ini.

Kepala Smamsatu Gresik Ainul Muttaqin menerima hadiah tomat segar hasil panen siswa Shinta Kurnia Wardhani, Rabu 19 Oktober 2022. Kepala Smamsatu Dapat Hadiah Tomat Hasil Panen Siswa Spemutu (Fajar Ilhamil Wahyu/PWMU.CO)

Dapat Hadiah Tomat

Ainul Muttaqin mendapat kesempatan berinteraksi dengan peserta Ecopreneur Expo yang telah mempresentasikan hasil panen buah Tomat.

Baca Juga:  Dua Siswi MBS Smamsatu Juara Kompetisi Robotik

“Sebelum di-packing dan dipasarkan seharusnya buah tomat perlu diberi perlakuan lebih agar bisa tetap segar dan tahan lama. Untuk lebih jelasnya bisa sambil cari referensinya di Google,” katadia.

Atas masukan itu, Ainul mendapat penghargaan dari salah satu peserta bernama Shinta Kurnia Wardhani. Dia memberi hadia satu pack tomat segar hasil panen mereka.

Saat diwawancarai PWMU.CO Ainul mengatakan teknopreneur yang diselenggarakan oleh Spemutu ini adalah sebuah terobosan yang luar biasa.

“Memang keunggulan ini sudah lama dimiliki Spemutu. Namun yang membedakan tahun ini adalah game edukasi siswa kelas VII. Itu sekaligus menjadi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang arahnya ke teknologi. Menurut saya untuk anak kelas VII yang baru saja beranjak dari SD, itu hal yang luar biasa,” ungkapnya.

Ainul juga mengapresiasi karya kelas VIII meskipun bukan menjadi P5. “Technopreneur dalam bentuk pascapanen usaha tani buah-buahan dan sayur-sayuran menurut saya juga luar biasa. Kemudian yang kelas IX saya lihat sudah mulai diajak belajar berkomunikasi dalam bingkai kegiatan podcast,” tambah dia.

Jadi, sambung dia, secara umum saya mengatakan ini sebuah kegiatan yang cukup bagus, sangat menginspirasi, dan mampu memberi banyak warna bagi anak kita khususnya dalam mengembangkan potensi yang mereka miliki

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus diistikamahi setiap tahun dan menghasilkan dampak terhadap pembentukan karakter. Kemudian pembentukan jiwa-jiwa yang unggul, mandiri, dan bertanggung jawab. Dan yang paling penting setidaknya apa yang dilakukan menjadi bekal mereka untuk di masa depan,” harap dia. (*)

Bagikan Konten Ini Melalui:
Baca Juga:  Khutbah Jumat: Santri MBS Smamsatu Ilham Saputra Sampaikan Pesan Hormati Jasa Pahlawan
× WhatsApp Admin Available from 07:00 to 21:00