Select Page

PWMU.CO – Sebanyak 53 peserta Muhammadiyah Teacher Forum Summit (MTFS) SMA dan MA se-Indonesia mengunjungi SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gresik, Jawa Timur, Senin (24/10/2022).

MTFS diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Forum Guru Muhammadiyah (FGM), di Surabaya, 22-24 Oktober 2022.

Mereka berkunjung ke Smamsatu untuk bertukar pengalaman dan menjajaki sinergi. Ada yang berasal dari Palembang, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.

Selain berdiskusi, peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru itu diajak tuan rumah school tour ke ruang-ruang istimewa di Smamsatu. Seperti ruang kesenian, podcast, perpustakaan, dan lapangan indoor yang berada di lantai tujuh.

Mereka mengaku terkesan berada di Smamsatu. Seperti ungkapan Kepala SMA Muhammadiyah Baubau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara, Drs Mustafa MPd. Dia mengaku sangat kagum dengan penyambutan di depan pintu gerbang oleh siswa-siswi Pasbrama yang berjajar dengan seragam khas membukakan pintu utama sekolah.

Mustafa juga terkejut melihat besar dan indahnya gedung Smamsatuu Gresik. “Pemilihan warna baik eksterior maupun interior gedung sangat menyejukkan hati. Terasa nuansa pemenuhan kebutuhan belahan otak kiri dan belahan otak kanan ada di Smamsatu Gresik. Smamsatu is the best,” kata dia.

Empat Hari di Laut

Kebanggaan juga dirasakan Tim Penjamin Mutu Pendidikan SMA Muhammadiyah Limboro Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, Nur Laila Salisu SPd. Dia merasa tidak sia-sia kami melewati lautan selama empat hari. “Saat datang ke Smamsatu saya disambut dengan luar biasa. Pelayanannya penuh dengan keramahan,” ungkapnya pada PWMU.CO.

Soal MTFS SMA-MA Laila mengaku sangat tertarik. “Acaranya bagus,” kata dia.

Menurut Mustafa, MTFS SMA-MA sangat spektakuler. “Ribuan manfaat yang kami dapat peroleh untuk bisa bangkit dan mengadakan lompatan yang lebih jauh dalam membangun amal usaha yang diamanahkan kepada kami,” katanya.

Baca Juga:  Sejarah Hari Pers Nasional 9 Februari, Ketahui Peran dan Tugasnya

“Harapan kami dengan adanya kegiatan MTFS SMA-MA ini kita bisa berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk membangun perguruan Muhammadiyah. Dan pengalaman yang kami dapatkan dari Samasatu Gresik ini bisa dijadikan sebagai cambuk perubahan,” ujarnya.

Menanggapi harapan itu, Kepala Smamsatu Ainul Muttaqin SP MPd mengatakan perubahan dan dinamika itu pasti terjadi. “Maka kita harus mengikuti perkembangan itu dengan meningkatkan kualitas kita masing-masing agar tidak tertinggal,” ujarnya. (*)

Bagikan Konten Ini Melalui:
× WhatsApp Admin Available from 07:00 to 21:00