Select Page

Artikel oleh: Farhan Firdaus (Ketua IPM MBS Madinatul Ilmi Putra SMA Muhammadiyah 1 Gresik)

Menjalankan tugas sebagai seorang pemimpin memang bukanlah hal yang mudah. Selain kamu harus mampu membawa perusahaan ke arah yang lebih baik, kamu juga harus mampu memimpin anggota tim. Sebagai pemimpin baru, hal ini tentu merupakan tantangan tersendiri untuk kamu. Nah, berikut ini adalah beberapa cara menjadi pemimpin yang baik.

Mengapa menjadi pemimpin yang baik itu penting?

Kepemimpinan memiliki beberapa fungsi penting menuju keberhasilan sebuah organisasi. Salah satunya adalah dengan memberikan visi bagi sebuah lembaga. Pemimpin perlu menjelaskan visi dan pekerjaan yang harus dilakukan anggota untuk mencapainya. Para pemimpin perlu menginspirasi dan memotivasi tim dan mengkoordinasikan tindakan pribadi untuk kemajuan bersama.

Menurut Sulaksana (2002) pemimpin memiliki peranan dalam organisasi, seperti membantu kelompok mencapai tujuan, memungkinkan para anggota memenuhi kebutuhan, serta mewujudkan nilai kelompok. Peranan pemimpin lainnya antara lain sebagai fasilitator yang dapat menyelesaikan konflik kelompok dan wakil pendapat bagi anggota kelompok saat berinteraksi dengan pemimpin dalam kelompok lain.

Kepemimpinan penting bagi keberhasilan suatu organisasi karena memberikan bimbingan, tujuan dan membantu orang lain memahami strategi jangka panjang dan tujuan bisnis. Pemimpin yang baik dapat membimbing anggota tim dalam tindakan yang mereka lakukan. Pemimpin juga menjadi panutan orang-orang yang dipimpinnya, memotivasi mereka serta mendukung dan memfasilitasi komunikasi antar anggota tim.

Dalam dunia organisasi, kepemimpinan yang baik akan membawa kesuksesan jangka panjang dengan semangat kerja yang tinggi. Pentingnya kepemimpinan dalam masyarakat juga tidak boleh diremehkan. Pemimpin yang baik akan membantu membentuk sikap positif, mendorong keharmonisan dan memfasilitasi produktivitas maksimum bagi semua orang.

8 Cara menjadi pemimpin yang baik

Sebagai pemimpin baru, hal ini tentu merupakan tantangan tersendiri untuk kamu. Nah, berikut ini adalah beberapa cara menjadi pemimpin yang baik.

1. Pahami gaya kepemimpinan kamu

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memahami seperti apa gaya kepemimpinan kamu. Apa yang menjadi kekuatanmu? Area mana yang perlu diperbaiki? Salah satu cara untuk menilainya adalah dengan mengikuti latihan dasar kepemimpinan. Dengan latihan ini, kamu akan menemukan gaya kepemimpinanmu sendiri dan yang paling pantas untuk dirimu. Pahami juga tentang karakteristik utama gaya dominan kamu ketika memimpin.

Sikap seorang pemimpin seperti apa yang selama ini kamu miliki. Apakah cara memimpin yang baik sudah kamu miliki? Apakah kamu sudah memenuhi syarat menjadi pemimpin yang ideal? Apakah sifat-sifat ini membantu atau justru menghambat dalam memimpin sebuah tim? Setelah kamu mengetahui apa yang perlu diperbaiki, kamu dapat mulai mencari cara untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan kamu.

2. Jadilah role model untuk bawahan kamu

Pemimpin yang menginspirasi adalah salah satu dari empat komponen utama kepemimpinan transformasional. Pemimpin transformasional mencontohkan perilaku dan karakteristik yang kuat kepada para anggota atau bawahannya. Rekan kerja atau bawahan akan mengagumi para pemimpin yang dapat menginspirasi mereka.

3. Bangun koneksi yang baik dengan anggota tim kamu

Salah satu cara menjadi pemimpin yang baik adalah dengan memiliki hubungan yang baik dengan anggota tim lainnya. Dalam memimpin, dibutuhkan rasa saling percaya dan saling pengertian antara pemimpin dan anggota tim. Untuk mencapainya, seorang pemimpin harus membangun hubungan dengan anggota tim. Nah, untuk membangun koneksi yang baik dengan masing-masing anggota tim, kamu harus fokus untuk mengenal kepribadian, minat, kekuatan, kelemahan, hobi, dan preferensi mereka. Hal ini pula yang akan memberimu wawasan tentang tujuan dan motivasi masing-masing anggota tim kamu.

4. Jadilah seorang pembicara yang hebat

Seorang pemimpin yang hebat merupakan komunikator yang terampil. Kamu bisa berkomunikasi dengan bawahan dengan cara bicara seorang pemimpin yang kharismatik, dewasa, percaya diri serta mampu mendatangkan ketenangan bagi tim. Tidak hanya sebagai pembicara yang ulung kamu juga sebaiknya menjadi pendengar yang baik, mampu untuk fokus, serta menyesuaikan diri dengan berbagai percakapan. Dengan begitu kamu bisa memahami tim mu dengan baik.

5. Jangan menjadi pemimpin yang micromanagement

Para pemimpin yang mengatur dengan cara micromanagement akan membuat seseorang yang berbakat menjadi tidak unggul, tidak produktif, dan membuat orang-orang berpengalaman tidak bisa menunjukkan kemampuannya dengan baik. Jadi jika kamu seorang dengan micromanagement, ada baiknya untuk menghentikannya agar organisasi atau tim kamu bisa berjalan dengan baik.

6. Selalu motivasi karyawan

Salah satu cara menjadi pemimpin yang baik lainnya adalah dengan selalu memberikan motivasi bagi para anggotanya. Memberikan motivasi kepada karyawan tentu tidak mudah. Namun hal ini penting dilakukan agar semangat kerja karyawan tidak goyah. Beberapa cara untuk memotivasi karyawan bisa dilakukan dengan memberikan pengakuan, pujian, atau penghargaan atas prestasi karyawan.

7. Jangan menuntut untuk dihormati sebagai pemimpin

Cara menjadi pemimpin yang baik dan disegani adalah dengan tidak banyak menuntut untuk dihormati meski dirimu memang seoraang atasan. Perlu kamu tahu bahwa, rasa hormat tidak bisa dibeli melainkan diperoleh. Akan tetapi, kamu bisa mendapat penghormatan tim apabila kamu belajar untuk menghormati gagasan, pendapat dan teori tim mu terlebih dahulu. Baru mereka akan akan menghormatimu karena merasa diperlukan dengan baik.

8. Dorong perkembangan pribadi dan profesional anggota

Sebagai pemimpin yang baik kamu juga harus mendukung kesuksesan dan pertumbuhan mereka. Berdayakan bawahan kamu untuk meluangkan waktu mereka demi belajar dan menerapkannya ke dalam pekerjaan yang mereka lakukan. Dukung pula mereka untuk mempelajari keterampilan baru atau mengembangkan lebih lanjut yang sudah ada. Ingat, bahwa pemimpin yang baik akan memberdayakan anggota mereka untuk tumbuh dan memberi mereka peluang yang menantang dan membimbing mereka sesuai kebutuhan.

Share this: