SMAM1GRESIK.SCH.ID – Wanda Nur Nabilah dan Windi Nur Fadilah adalah dua dari ribuan peserta ME Awards 2020 yang paling spesial. Karena, si kembar dari Kontingen Smamsatu Gresik ini memiliki keterbatasan pada penglihatan (baca : Tuna Netra).

Dan yang lebih spesial lagi, Wanda Nur Nabilah – X IPS 1, adalah satu – satunya peserta dari kalangan Disabilitas yang berhasil masuk 10 Besar dan menjadi Juara dalam Lomba Tahfidz ME Awards 2020 di Ajang tahunan untuk sekolah Muhammadiyah ini.

“Alhamdulillaah, ini adalah anugerah yang luar biasa dari Allah SWT. Wanda berhasil meraih Juara Spesial Awards di Lomba Tahfidz ME Awards 2020 ini. Ia membuktikan bahwa ia juga tidak kalah dengan orang – orang pada umumnya,” kata Atik Anjarwati, S.Psi – Guru Pendamping Wanda.

Keberhasilan putri dari pasangan Sajib Iswandi dan Nur Sianah dalam meraih Juara di Lomba Tahfidz ME Awards 2020 memang patut di acungi jempol dan diapresiasi serta disyukuri oleh banyak pihak, tak terkecuali Kepala Smamsatu Gresik, Ainul Muttaqin, S.P, M.Pd.

“Kami bersyukur salah satu siswi kami yang merupakan “anak surga” kami, yakni Wanda Nur Nabilah, berhasil meraih special award untuk Lomba Tahfidz Al – Qur’an ME Awards 2020 ini. Perlu diketahui ananda ini punya keterbatasan pada penglihatan, tapi berhasil membuktikan bahwa dia tidak kalah dengan anak-anak lain pada umumnya,” kata Ainul.

Wanda sendiri juga tidak berhenti mengucapkan syukur atas keberhasilannya ini. Anak yang hobi membaca buku, dan ingin melanjutkan studinya di Pendidikan Bahasa Jepang ini mengatakan, bahwa keberhasilannya tidak terlepas dari dukungan semua pihak, tak terkecuali guru pendamping Smamsatu Gresik.

“Alhamdulillaah saya berhasil meraih Juara dalam Lomba ini, dan saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak/Ibu guru pendamping Smamsatu Gresik. Bapak/Ibuguru pendamping Smamsatu telah memberikan banyak dukungan, motivasi serta penyemangat kepada kami untuk mencapai sebuah keberhasilan yang ingin kita raih,” katanya.

Tidak lupa, gadis kelahiran Gresik,16 Januari 2004 ini memberikan pesan untuk teman-temannya di Smamsatu Gresik untuk terus banyak berlatih, terus berusaha, dan memperbanyak berdo’a kepada Allah SWT.

“Dan yang paling penting, meminta do’a restu orang tua, segala sesuatu yang akan kita lakukan, harus disertai dengan do’a restu dari orang tua, karena semua yang ingin kita raih juga bergantung kepada Ridho dari orang tua. Dan Ridho Allah juga tergantung pada Ridho orang tua,” katanya.

Penulis : M. Ali Safa’at, S.Pd
Editor : Akhmad Akmal Rifqi, S.Pd

Share this: