Select Page

SMAM1GRESIK.SCH.ID – Serba-serbi Ramadan mewarnai kegiatan di SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gresik. Menyusul kegiatan SMAM for Ramadan, Bukber Lintas Ekstra, Tarawih Berjamaah, kini Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Smamsatu menuntaskan aktivitas Ramadannya dengan membagikan zakat fitrah.

Dalam kegiatan zakat fitrah 1443 H, panitia membagikannya pada Minggu (24/4/2022) sejak pukul 08.00 WIB. Panitia menyusuri beberapa sudut kota dan beberapa Kawasan pinggiran kota untuk menyalurkan  275 paket zakat. Di antaranya, mereka menyasar kawasan kota Gresik bagian Utara, di Jl. KH Kholil, Jl. H. Samanhudi, Jl. Nyi Arem Arem. Dari sisi Utara, panitia lalu  menyisir kawasan Gresik tengah, Kebomas, Kedanyang, GKB (Gresik Kota Baru) dan Randuangung.

Sasaran panerima zakat yang diratgetkan adalah para pemulung, pedagang mikro, pedagang kaki lima, para tukang parkir dan tukang becak. Selain itu, sasaran penyaluran zakat selanjutnya adalah para satpam, tukang kebersihan, marbot masjid muhammadiyah di Jl. KH Kholil, serta Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Driyorejo, sekitar 35 kilomater Selatan kota Gresik.

Pembina IPM Smamsatu Gresik Wiwit Dwi Wahyu, SHum. Menyampaikan, zakat  fitrah merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki muatan dimensi sosial dan ekonomi. Dalam dimensi sosial, zakat dimaknai sebagai upaya untuk membantu masyarakat yang dalam perspektif ekonomi tergolong lemah. Harapannya, ketika memasuki hari kemenangan, yakni Idul Fitri, mereka tidak nelangsa atau menderita karena tidak ada yang dimakan. Mereka juga mesti digembirakan saat lebaran tiba.

Sementara dari dimensi ekonomi, zakat untuk memperkuat perekonomian umat Islam. Ini terkait dengan pasokan bahan zakat yang dibeli dari toko atau tempat usaha milik umat Islam. Dengan demikian, kebutuhan zakat fitrah tidak perlu membeli di toko atau pelaku usaha lain, tetapi cukup dibeli dari usaha umat Islam sendiri.

Baca Juga:  Siswa SMA Muhammadiyah 1 Gresik Dikenalkan Program Studi Ekonomi Islam

“Bayangkan, kalau seluruh umat Islam membeli bahan zakat kepada para pedagang Muslim, maka umat Islam akan berdaya secara ekonomi,” ujarnya.

Bagi para penerima, pembagian zakat fitrah bisa membantu meringan beban mereka, minimal untuk memenuhi kebutuhan pangan hingga lebaran tiba. Ini Nampak jelas dari respon mereka saat menerima paket zakat fitrah dari panitia.

Matur nuwun atas zakat fitrahnya, Nak. Mugi-mugi lancar sedaya urusane kalih digampilaken sedaya kegiatane,” ujar Pak Mat, pemulung yang biasa beroperasi di Kawasan tengah kota Gresik.

Sementara ketua Pelaksana Zakat Fitrah, Hafiza Aqila, merasa bersyukur karena semua tahapan zakat fitrah bisa dilaksanakan sesuai target. Ia mengapresiasi dukungan para pihak yang men-support lancarnya pelaksanaan semua agenda mulai penghimpunan hingga penyaluran zakat fitrah.

Alhamdulillah, kegiatan zakat fitrah ini berjalan lancar. Saya berterima kasih kepada Aremu 1965, Pasbrama dan Teater yang telah membantu acara ini. Semoga di lain kegiatan kita bisa saling berkomunikasi dan berkerja sama Kembali,” katanya. (*)

Penulis: Wiwit Dwi Wahyu, S.Hum.

Bagikan Konten Ini Melalui:
× WhatsApp Admin Available from 07:00 to 21:00