Select Page

SMAM1GRESIK.SCH.ID – Hebat dan luar biasa, itulah mungkin kata yang paling tepat disematkan kepada Atiiq Anggraini Nursyabani, alumnus International Class Orientation (ICO) SMA Muhammadiyah 1 Gresik yang baru saja diwisuda pada 25/7/2021 kemarin.

Bagaimana tidak, putri dari pasangan dr. Tawang Arief. N dan Siti Nurjanah ini berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Peserta Didik Berprestasi Peminatan MIPA dan Peserta Didik Teladan SMA Muhammadiyah 1 Gresik tahun pelajaran 2020/2021.

Dua penghargaan yang diberikan kepada Atiiq dalam acara Wisuda Purnasiswa ke – 54, Prodistik ITS ke – 3 dan Ma’had Madinatul Ilmi ke – 18 tersebut tentunya tidak bisa diraih begitu saja, pasti ada beberapa kriteria untuk mendapatkan dua penghargaan bergengsi tersebut.

Baca juga: Tanamkan Jiwa Kreatif Dimasa Pandemi Covid – 19, Smamsatu Akan Hadirkan Sandiaga Uno Di Wisuda Virtual Ke 54 

Seperti yang disampaikan oleh Wakil Kepala bidang kesiswaan, Muharningsih, S.Pd, bahwasanya seorang peserta didik bisa mendapatkan penghargaan berprestasi masing-masing Jurusan ataupun peserta didik Teladan ketika mereka bisa memenuhi beberapa kriteria yang ditentukan oleh sekolah antara lain:

  1. Peserta didik berperilaku baik dan dibuktikan dengan nilai poin ketertiban sebesar 100 poin.
  2. Peserta didik aktif di Ikatan Pelajar Muhamadiyah (IPM) ranting Smamsatu Gresik.
  3. Peserta didik memiliki nilai akademik diatas rata-rata.
  4. Peserta didik bisa menjadi tauladan dan contoh ketika bersekolah di Smamsatu Gresik.
  5. Peserta didik masuk 10 besar paralel.

“Dan dari semua kriteria serta persyaratan tersebut, Atiiq layak dan berhak menyandang gelar peserta teladan Smamsatu Gresik,” kata Muharningsih.

Atiiq Anggraini Nursyabani ketika menerima Penghargaan Peserta Didik Teladan Smamsatu, yang diberikan oleh Kepala Smamsatu Gresik, Ainul Muttaqin, S.P., M.Pd. (Foto: M.Ali Safa’at, S.Pd)

Disisi lain, raut kebahagiaan terpancar jelas dari wajah Atiiq ketika dihadirkan untuk menerima penghargaan di Wisuda Purnasiswa ke – 54 yang dilakukan secara Hybrid atau secara online dan offline tersebut.

Baca Juga:  KH. Masyhud Bahri; Orang Yang Tidak Punya Sesuatu Tidak Bisa Memberi Sesuatu

Peserta didik yang telah diterima di Universitas Brawijaya, Jurusan Ilmu Hukum tersebut kelihatan terkejut bisa meraih dua penghargaan sekaligus.

“Sujud syukur Alhamdulillah, saya tidak menyangka dan tidak pernah berfikir bisa mendapatkan kesempatan untuk meraih dua penghargaan sekaligus,” katanya.

Anak pertama dari dua bersaudara juga menyampaikan bahwa orang tuanya, terutama ayahnya juga sangat bangga dengan prestasi tersebut.

“Kedua orang tua saya sangat bersyukur atas kepercayaan dan perhatian yang diberikan oleh kepala sekolah dan bapak ibu guru semua melalui penghargaan ini kepada saya. Kemarin saat wisuda, kebetulan papa saya masih dirawat di rumah sakit dan tetap mengikuti prosesi wisuda melalui zoom, dan langsung memberikan ucapan selamat kepada saya. Saya merasa sangat senang,” tambahnya.

Atiiq Anggraini Nursyabani ketika menerima Penghargaan Peserta Didik Berprestasi Peminatan MIPA, yang diberikan oleh Waka Kurikulum Smamsatu Gresik, Nurul Ilmiyah, S.Pd (Foto: M.Ali Safa’at, S.Pd)

Setelah ini, Atiiq ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan kuliah yang ia cita-cita kan.

“Mohon do’anya bapak ibu guru agar saya bisa mencapai yang saya harapkan,” harapnya.

Baca juga: Harapan Ketua PDM Kabupaten Gresik Setelah Terselesaikannya Gedung Baru Smamsatu

Dan yang terakhir, peserta didik Kelas Internasional ini berpesan untuk adik – adik Smamsatu:

Pertama, selalu memanfaatkan kesempatan sekolah di Smam 1 Gresik semaksimal mungkin. Selalu mencoba hal baru dan kembangkan semua potensi yang dipunyai karena di sekolah kita yang tercinta ini sangat banyak media dan kesempatan yang ada.

Kedua, tetap perlu berimbang antara mempersiapkan hasil capaian akademik dan pengembangan potensi diri dalam bentuk mengikuti kegiatan di sekolah, antara lain kegiatan IPM.

Ketiga, komunikasi yang baik dengan guru untuk bisa menemukan potensi dan sekaligus mengembangkan potensi yang ada.

“Pengalaman saya selama ini alhamdulillah selalu mendapat bimbingan dan dukungan dari sekolah,” katanya.

Keempat, menambah wawasan dan pengalaman serta memperbanyak relasi dan teman.

Luar Biasa.

Baca Juga:  Dua Klub Smamsatu Ini Mengajak Siswa Belajar tanpa Beban

Baca juga: Buat Proposal Karir Masa Depan, Terobosan Baru Program Bimbingan Konseling Smamsatu

Penulis: M.Ali Safa’at, S.Pd.

Editor: Akhmad Akmal Rifqi, S.Pd

Bagikan Konten Ini Melalui:
× WhatsApp Admin Available from 07:00 to 21:00