Select Page

SMAM1GRESIK.SCH.ID – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah Boarding School (MBS) SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gresik menggelar upgrading dan Rapat Kerja (Raker) pada Jumat-Sabtu (7-8 /1/ 2022) di Villa Puncak Trawas Mojokerto.

Pembukaan acara dilaksanakan Jumat, (07/01/22) pukul 13.30 dihadiri oleh Pembina IPM Smamsatu Gresik Wiwit Dwi Wahyu SHum, Sekretaris Umum PW IPM Jawa Timur Faisal Bachtiar dan Musyrifah. Serta pembina IPM MBS, dan Sekretaris Umum PD IPM Gresik Zahra Imama.

Dipuncak bukit Trawas ditemani rintikan hujan, ketua PR IPM MBS Smamsatu Gresik Muhammad Farhan menyampaikan,
“Berorganisasi harus riang dan gembira karena dengan organisasi kita akan menata kehidupan masa depan yang lebih baik.”

Kita, lanjutnya, juga harus mencontoh tokoh-tokoh terdahulu. “Seperti Muhammad Natsir dan KH Ahmad Dahlan yang terus bergerak untuk membangun peradaban masa depan yang lebih baik”, tambahnya.

Sekretaris Umum PD IPM Gresik, Zahra Imama, menyampaikan
“Sebagai kader organisasi kita harus memiliki integritas yang kuat. Kita harus ingat kata-kata dari Jendral Besar Soedirman, ” jadi kader muhammadiyah itu berat. Kalau bimbang dan ragu lebih baik pulang”, ujar Zahra Imama menirukan perkataan Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan tegas.

Pemikiran Muhammad Natsir

Pembuna IPM Ranting MBS Madinatul Ilmi , Wiwit Dwi Wahyu mengungkapkan 5 pemikiran Muhammad Natsir yang perlu diteladani para Ipmawan Ipmawati. Muhammad Natsir merupakan tokoh nasional yang hebat dan memiliki berbagai gagasan dan pemikiran, terutama dalam pendidikan. Gagasan itu antara lain:

Pertama, pendidikan harus berperan sebagai sarana membimbing manusia agar dapat mencapai pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani secara sempurna.

Kedua, pendidikan diarahkan untuk menjadikan anak didik memiliki sifat-sifat kemanusiaan dengan mencapai akhlak yang sempurna.

Baca Juga:  Obat Rindu Halalbihalal PCM dan PCA GKB di Smamsatu

Ketiga, pendidikan harus berperan sebagai sarana menghasilkan menusia jujur dan benar, bukan pribadi yang hipokrit.

Keempat, pendidikan agar berperan membawa manusia mencapati tujuan hidupnya, yaitu menjadi hamba Allah SWT.

Kelima, pendidikan harus dapat menjadikan manusia yang dalam segala perilakunya selalu menjadi rahmat bagi seluruh alam.

Selain itu, Wiwit Dwi Wahyu S.Hum, Pembina IPM Smamsatu berpesan,
“Tirulah tokoh tokoh terdahulu yang menemukan kepribadian hidup melalui organisasi , seperti Muhammad Natsir ketika masih menjadi siswa di Algememe Midelbare School (AMS) di Bandung beliau tidak hanya belajar tentang sekolah saja tetapi juga harus belajar dakwah, politik dan kemanusiaan. Oleh sebab itu di kegiatan upgrading ini mari kita sama-sama berpikir dan bergerak seperti Muhammad Natsir muda yang cerdas dan berwawasan islami.

“Dengan kegiatan Upgrading dan Raker ini diharapkan semua ipmawan dan ipmawati IPM MBS Smamatu Gresik mampu menjadi kader yang berkarakter dan cerdas,” tegas Wiwit Dwi Wahyu.

Bagikan Konten Ini Melalui:
× WhatsApp Admin Available from 07:00 to 21:00