Select Page

SMAM1GRESIK.SCH.ID — Muhammadiyah Boarding school (MBS) Madinatul Ilmi SMA Muhammadiyah 1 Gresik (Smamsatu) menggelar seminar internasional dengan pembicara Syeikh Nashiruddin Ishom Attamady, Ahad (20/3/2022). Narasumber adalah penulis buku tajwid I’lamul Awwam, Pemegang Sanad Qiro’ah Asyro Kubro bersambung ke Rasulullah SAWdan, juga pengajar ilmu Qiro’ah di Ma’had Qiro’ah dan Ilmu Al Qur’an Al Azhar, Mesir.

Seminar bertajuk Talaqqi dan Tashih Al Qur’an yang dilaksanakan di Masjid Al-Qolam Smamsatu di Jl. Raya Dr Wahidin Sudiro Husodo No. 162, Kebomas, Gresik itu dimoderatori (sekaligus penerjemah)  Ustadz Muhammad Naufal Lc, MSi, lulusan Al Azhar, Mesir yang sekaligus Kepala Pengasuhan Santri MBS Madinatul Ilmi. Acara dimulai dengan sholat Maghrib secara berjamaah dan diakhiri dengan sholat isyak berjamaah.

Suasana Talaqqi dan Tashih Surah Al Fatihah bersama Syeikh Nashiruddin di Masjid SMAMSATU Gresik Jumat 18/03/2022

Mengawali sesi seminar internasional tersebut, Ustadz Muhammad Naufal mengatakan, di dunia ini sudah tidak banyak orang yang ahli dalam penguasaan ilmu bidang Qiro’ah Asyro (10 Bacaan Al Qur’an), seperti Syeikh Nashiruddin. Karena itu, kaehadirannya di MBS Madinatul Ilmi merupakan suatu anugerah yang patut disyukuri.

“Beliau ini sangat istimewa dan terkenal di Mesir. Di umur 17 tahun sudah berkesempatan mengajar di Ma’had Qiro’ah Al Azhar, lembaga kebanggaan Al Azhar Mesir yang lebih khusus mempelajari Ilmu Qiro’ah dan Al Qur’an. Ini menandakan bahwa beliau tidak sembarang orang. Banyak mahasiswa Indonesia di sana yang belajar dan ber-talaqqi dengan beliau. Di Indonesia pun sudah banyak kalangan yang antre ingin mendatangkan bbeliau. Semoga hadirin dapat mengambil banyak manfaat dari beliau,” ujar Ustadz Naufal.

Syeikh Nashiruddin yang dalam dua pekan ini keliling dari masjid ke masjid atau majelis-majelis kajian di Gresik mengaku sangat senang  dengan pertemuan dan talaqqi Al Qur’an dengan santri MBS Madinatul ilmi di Smamsatu. Ia juga mengapresiasi antusias ratusan santri MBS Madinatul Ilmi dan undangan  untuk mengikuti kajian itu dari awal hingga akhir acara.

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya. Tidak perlu menunggu menjadi tua untuk mengajarkan Al Qur’an kepada orang lain,” pesan Syeikh Nashiruddin sambil mengutip salah satu hadits riwayat Bukhari.

Diharapkan, silaturrahim dan pembelajaran Al Qur’an dengan Syeikh Nashiruddin ini bukan yang pertama sekaligus terakhir, tetapi terus berkelanjutan. Adanya platform online diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengahpus dahaga mengkaji Al Qur’an dari ahlinya, seperti sosok Syeikh Nashiruddin.

Baca Juga:  Yuk, Intip Serunya Senam Sehat Di Sport Indoor Hall Lantai 7 Smamsatu Gresik

Di sesi seminar tesebut, Arif Rahman Hakim, salah seorang santri MBS mengaku sangat bersyukur bisa bertemu sekaligus kagum dengan bacaan Syeikh Nashiruddin. Arif merasa, bahwa bacannya masih kurang fasih dan lancar, sehingga ia harus terus belajar agar lebih baik. Sekali lagi, ia merasa bersyukur bisa mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat, langsung dari syeikh Nashiruddin.

Kepala SMAMSATU Gresik, Ainul Muttaqin menyerahkan cinderamata kepada Syeikh Nashiruddin.

Sementara Kepala Samamsatu Ainul Muttaqin, SP,MPd, mengatakan, seminar internasional ini bertujuan mendapatkan ilmu di bidang tajwid dan Al Qur’an sebagai penunjang program unggulan hafalan Al Qur’an yang sudah ada. Ia sangat berharap, santri MBS Madinatul Ilmi dapat belajar Bahasa Arab langsung dari Syeikh Nashiruddin yang merupakan sosok luar biasa akan pemahaman bacaan al-Qur’anya.

“Saya harapkan, ini menjadi pemicu semangat para santri untuk terus dan terus belajar dan mengakrabi al Qur’an,” ujarnya. (*)

Bagikan Konten Ini Melalui:
× WhatsApp Admin Available from 07:00 to 21:00