Select Page

SMAM1GRESIK.SCH.ID – Muhammadiyah diakui dunia sebagai organisasi masyarakat terbesar dengan manajemen terbaik, hal ini disampaikan oleh Ainul Muttaqin S.P., M.Pd, Kepala SMAM 1 Gresik, pada kultum Jumat, 14 Januari 2022 di Masjid Al Qolam SMA Muhammadiyah 1 Gresik.

Menurut Ainul, mengkaji surat Al-Ashr dalam konteks menghamba adalah seperti tafsir dalam surat ke-103 Al Qur’an itu. Dimana dalam surat tersebut memiliki makna bahwa manusia benar-benar dalam keadaan rugi kecuali, orang-orang beriman, beramal sholih, dan senantiasa menasehati dalam kebenaran. “Kiai Haji Ahmad Dahlan konon terinspirasi oleh QS. Al Ashr di dalam mendirikan persyarikatan Muhammadiyah dan berkembang pesat hingga saat ini,” demikian Ainul memulai kultumnya.

Guru yang menjadikan IRM (Ikatan Remaja Muhammadiyah) cabang Wringinanom Gresik sebagai awal berkecimpung dalam dunia organisasi ini menyampaikan, KH. Ahmad Dahlan menjadikan ucapan Imam Syafi’I sebagai penguat hati. Bahwa seandainya Allah tidak menurunkan kepada makhluk-Nya hujjah kecuali surat ini, niscaya Surat Al-Ashr ini telah mencukupi untuk memberi petunjuk.

Kepala sekolah yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Daerah Kabupaten Gresik itu juga menjelaskan bahwa, yang menjadi penyebab semangat para pejuang-pejuang muhammadiyah pada awal perjuangan adalah ucapan imam syafi’i tersebut. Dalam penjelasannya, ia menceritakan bagaimana KH. Ahmad Dahlan beserta pengikutnya dalam meneguhkan ajaran Islam pada masa awal terbentuknya Muhammadiyah begitu dimusuhi, melalui berbagai rintangan hingga diancam dibunuh. Namun mereka tidak kenal menyerah, sampai akhirnya berdiri menjadi organisasi besar seperti saat ini.

Logo Persyarikatan Muhammadiyah

Ainul menjelaskan ayat-ayat di dalam surat Al Ashr terdapat nilai- nilai vertikal dan horisontal. Dimana iman kepada Allah adalah nilai vertical dan beramal sholih dan nasehat menasehati dalam kebaikan adalah nilai horizontal. Ia menegaskan Kembali tiga point penting dalam surat Al Ashr yaitu:

  1. Bagaimana mengimani Allah dan Rasulnya melalui Al Qur’an dan Hadist. Yaitu mengimani dengan hati dan lisan,
  2. Melakukan amal sholeh dan memberi manfaat kapada siapapun. Seperti dalam sebuah hadist bahwa, sebaik-baik manusia adalah yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Termasuk dalam hal ini adalah menutupi kelemahan orang lain,
  3. Saling menasehati dalam kebenaran dan juga dengan kesabaran
Baca Juga:  Arif Rahmat, Santri MBS Smamsatu Sampaikan Khutbah Jumat: Menggapai Akhlakul Karimah

Ketiga konsep inilah yang menyebabkan Muhammadiyah memiliki tingkat memanajemen terbaik. Ainul mengungkapkan, “Secara jumlah massa kalah, tapi dalam konteks manajemen Muhammadiyah termasuk organisasi keagamaan dengan manajemen terbaik”.

Seperti diberitakan oleh media online di https://sukabumiupdate.com/ bahwa;

Sama sekali tak mengherankan jika banyak pakar menyebut bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi Islam modern terbesar di dunia. Manajemen organisasi ini dikerjakan secara rapi, terdokumentasi dengan baik, dikelola secara transparan dengan visi yang progresif (berkemajuan). Muhammdiyah kerap menerima pujian dan penghargaan dari berbagai institusi terkemuka dunia” (Opini | 18 Nov 2020, 05:39 WIB, Fahd Pahdepie)

Ainul kemudian menutup kultumnya sambil berpesan, untuk merawat, melanjutkan semangat persyarikatan Muhammadiyah sehingga dapat berkembang terus menjadi organisasi Islam keagamaan yang bermanfaat bagi siapapun.

Penulis: Fadhilah Aliannah, S.Mn.

Bagikan Konten Ini Melalui:
× WhatsApp Admin Available from 07:00 to 21:00