Select Page

ABSTRAK

Onigiri merupakan salah satu jenis makanan Jepang yang sudah dikenal dan dikonsumsi oleh masyarakat di seluruh dunia. Onigiri yang awalnya adalah sebuah bekal yang dibawa oleh para prajurit ketika berangkat ke medan perang, kini telah menjadi camilan utama yang dikonsumsi mayarakat Jepang. Bentuk onigiri yang dikenal oleh masyarakat dunia dewasa ini merupakan warisan yang dimulai pada masa Heian. Meskipun bentuk onigiri yang umum adalah segitiga, namun dalam perkembangannya selain bentuknya yang bervariasi menjadi bulat, lonjong dan sebagainya, varian rasanya pun bertambah. Tidak hanya rasa yang merupakan ciri khas makanan Jepang namun juga dikreasikan dengan varian rasa adaptasi dari makanan modern yang masuk ke negara Jepang. Untuk  mengenalkan salah satu jenis makanan Jepang ini adalah  dengan melaksanakan praktek pembuatan onigiri sehingga  makanan ini juga  dapat dikenal lebih luas di masyarakat dan   digemari oleh anak muda di Indonesia. Sehingga diharapkan dengan mengenal proses pembuatannya bisa menjadi lahan bisnis sampingan bagi masyarakat secara umum. Hasil dari kegiatan ini diharapkan tercapainya suatu pemahaman yang mendalam mengenai onigiri sehingga selain memperkaya khazanah pengetahuan tentang masakan Jepang juga membuka peluang kreatifitas para peserta untuk mengembangkan varian onigiri yang lebih disesuaikan dengan selera masyarakat Indonesia.

Kata Kunci :  masa Heihan, onigiri

LATAR BELAKANG

Jepang merupakan salah satu negara di dunia yang dikenal dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat. Karakter orang Jepang sebagai pekerja keras diyakini masyarakat dunia sebagai modal utama kemajuan negara tersebut. Sebagai sebuah negara industri masyarakat Jepang pun tergambar sebagai manusia serius, disiplin dan berorientasi pada pekerjaan. Hal tersebut tentulah tidak sepenuhnya benar. Dibalik gambaran masyarakat industri yang gila kerja, negara Jepang pun mempunyai sisi lain yang tidak kalah menarik, yaitu seni dan budaya yang sudah mendunia. Kesenian seperti origami (seni melipat kertas), ikebana (seni merangkai bunga) ataupun chanoyu (seni minum teh) sudah tidak asing lagi bagi masyarakat dunia, bahkan sudah sering dilaksanakan pula di negara-negara di luar Jepang.

Dewasa ini, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi negara di dunia, selain bentuk-bentuk seni seperti yang disebutkan di atas, masyarakat dunia mulai mengenal juga budaya memasak masyarakat.. Beberapa masakan dan makanan dari Jepang mulai menyebar dan mulai disukai masyarakat di berbagai negara. Bagi warga Jepang mengonsumsi makanan mentah atau belum matang adalah hal biasa bagi mereka. Banyak jenis makanan Jepang yang diolah langsung tanpa ada proses penggorengan atau pemanggangan, mereka langsung menyajikan makanan fresh tanpa proses lebih lanjut. Sushi, nama salah satu makanan yang disajikan langsung atau fresh. Selain sushi, di Indonesia pun masyarakat sudah tidak asing lagi dengan nama-nama masakan Jepang seperti onigiri, sashimi, sukiyaki, tempura, dan sebagainya. Bahkan sekarang di kota-kota besar di Indonesia pun sudah banyak restoran yang menjual aneka masakan Jepang yang digemari masyarakat. Masih banyak makanan dari negeri sakura yang sudah masuk ke negara Indonesia. Cara pengelolahan yang unik dengan rasa yang khas menjadi daya tertarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia.

Onigiri (おにぎり, 御握り)  adalah nama Jepang untuk makanan berupa nasi yang dipadatkan sewaktu masih hangat sehingga berbentuk segitiga, bulat, atau seperti karung beras. Dikenal juga dengan nama lain omusubi, istilah yang kabarnya dulu digunakan kalangan wanita di istana kaisar untuk menyebut onigiri. Onigiri dimakan dengan tangan, tidak memakai sumpit. Onigiri ini adalah makanan ringan yang dikonsumsi setiap harinya oleh warga Jepang, baik untuk sarapan, makan siang atau bahkan makan malam. Di Indonesia saat ini, Onigiri, sushi mudah ditemui berbagai tempat.

Nasi yang digunakan untuk membuat onigiri sebaiknya beras yang memiliki kadar kanji tinggi seperti beras Jepang (Oryza sativa ssp. japonica) yang berbeda dari beras yang dimakan di negara-negara Asia Tenggara adalah beras Asia (Oryza sativa var. indica). Nasi yang ditanak dari beras Japonica mudah melekat satu sama lainnya sehingga mudah dibentuk menjadi onigiri. Sebelum membuat onigiri, kedua belah tangan harus dibasahkan dengan air matang agar nasi tidak melekat di tangan. Onigiri dibentuk oleh kedua telapak tangan yang diberi garam dapur, sedangkan garam yang menempel di permukaan telapak tangan diratakan penyebarannya dengan gerakan seperti mencuci tangan. Onigiri jenis paling sederhana biasanya berisi daging ikan salmon panggang atau umeboshi yang berada di tengah-tengah nasi. Selain itu, onigiri ada yang dipanggang setelah sebelumnya dilumuri kecap asin atau miso. Di Jepang, onigiri merupakan bekal makan siang sewaktu piknik atau dimakan di perjalanan. Nasi bento sering berupa onigiri. Walaupun banyak sekali orang Jepang yang membeli onigiri produksi pabrik yang dijual di toko swalayan, onigiri merupakan makanan yang dibuat sendiri di rumah dimana cara pembuatannya diwariskan secara turun temurun.  Dalam bisnis kuliner, konsumen hanya bisa menikmati hidangan kuliner yang disajikan kepada mereka, tetapi konsumen masih kesulitan kalau ingin mengetahui cara membuat onigiri, sushi yang disukai. Konsumen pasti juga ingin tahu bagaimana cara membuat onigiri.

Baca Juga:  Kesenjangan Sosial

Bagi para siswa yang mempelajari bahasa dan budaya Jepang, mengenal keanekaragaman masakan Jepang dapat diperoleh di bangku sekolah. Pengenalan masakan Jepang dilakukan melalui mata pelajaran Bahasa Jepang yang membahas budaya, tradisi, kebiasaan dan hal lain yang berhubungan dengan negara Jepang. Oleh karena itu, praktek pembuatan dan pengolahan salah satu makanan Jepang yaitu onigiri dilakukan untuk mengetahui tentang budaya khususnya makanan negara Jepang.

METODOLOGI PRAKTIKUM

Alat yang digunakan dalam praktek  ini adalah  sushi roll, cetakan onigiri bentuk segitiga, pisau, telenan, sarung tangan plastik, dan piring. Sedangkan bahan yang digunakan adalah nasi panas, rumput laut (nori), sosis, mayones, saus sambal, timun, telur dadar, dan bon nori. Untuk prosedur pembuatan onigiri gulung, pertama, membuka sushi roll diatas meja, kemudian meletakkan rumput laut diatas sushi roll. Setelah itu, nasi ditaruh diatas rumput laut dan diratakan hingga nasi menutupi semua permukaan rumput laut. Langkah selanjutnya, menambahkan saus sambal dan mayones di salah satu sisi, kemudian meletakkan toping sosis, telur dadar, dan timur, memanjang diatas saus sambal dan mayones. Kemudian menggulung sushi roll dengan rapi dan hati-hati supaya gulungan akan menghasilkan onigiri yang berbentuk tabung serta supaya isinya tidak berantakan.. Untuk masing-masing gulungan onigiri, bagian ujungnya dipotong menggunakan pisau yang tajam sehingga terpotong sempurna dan  hasilnya berbentuk lingkaran yang simetris. Potongan onigiri dilsajikan di atas piring dan dihias sesuai selera.

Untuk prosedur pembuatan onigiri yang berbentuk segitiga, pertama, membasahi kedua tangan menggunakan air matang atau minyak wijen supaya nasi tidak mudah menempel di tangan. Langkah selanjutnya, mengambil nasi kemudian ditaruh ke dalam cetakan onigiri yang berbentuk segitiga, lalu ditekan hingga nasi rata. Kemudian mengisi bagian tengah dengan sosis, timun, dan telur dadar yang sudah terpotong kecil-kecil. Lalu mengambil nasi untuk menutup bagian atas cetakan onigiri, setelah itu nasi ditekan dengan cetakan hingga nasi padat berbentuk segitiga. Selanjutnya, mengeluarkan nasi yang telah dicetak dari cetakan dengan hati-hati. Nori dipotong berbentuk persegipanjang dan ditempelkan pada bagian bawah onigiri yang sudah dicetak tersebut. Onigiri yang sudah terbentuk, disajikan di atas piring dan dihias sesuai selera.


HASIL DAN PEMBAHASAN

Ada banyak jenis makanan khas Jepang yang disukai di Indonesia. Onigiri atau onigirazu termasuk di dalamnya. Ada beberapa alasan yang membuat makanan ringan ini jadi favorit sebagian orang. Onigiri merupakan nasi yang dikepal lalu dibalut dengan nori atau rumput laut. Kebiasaan orang Jepang yang selalu membawa bekal  biasa disebut bento. Di dalam kotaknya biasanya selalu ada onigiri. Banyak manfaat yang didapatkan ketika siswa atau pekerja  membawa onigiri sebagai bekal, diantaranya adalah lebih hemat, praktis, dan menyehatkan. Dengan Membawa onigiri sebagai bekal makan siang atau sarapan, akan lebih hemat ketimbang membeli nasi di restoran. Selain itu membawa onigiri adalah cara paling praktis karena onigiri biasanya di bungkus menggunakan plastik dan bisa dimakan kapan saja. Onigiri dengan isian juga lebih menyehatkan, karena  dalam satu onigiri, bisa mengonsumsi protein seperti ayam, daging, atau ikan. Sehingga dalam satu onigiri, terkandung zat – zat yang bergizi tinggi seperti  karbohidrat, protein, dan lemak yang dibutuhkan oleh tubuh.

Baca Juga:  Faktor – Faktor Terjadinya Korosi Besi

Terdapat  tujuh   fakta onigiri berikut ini, seperti dilansir dari Tsunagu Japan, yaitu :

  1. Onigiri adalah bola-bola nasi
    Nigiri dalam kata onigiri berarti ‘memegang dengan kuat. Ini berasal dari tata cara membuat onigiri, yaitu dengan memegang dan menahan nasi dengan kuat untuk membentuknya. Meski terjemahan dari onigiri adalah bola nasi, namun bentuk onigiri tidak selalu bulat. Definisi onigiri adalah ‘segenggam nasi yang dibentuk kuat menjadi bentuk yang praktis
  2. Orang Jepang menyantap onigiri sebagai lauk ataupun makanan utama
  3. Onigiri ada di setiap toko serba ada, minimarket, atau supermarket. Onigiri ada di bekal makan siang sekolah untuk anak-anak. Bahkan, beberapa restoran memiliki onigiri di menunya. Karena onigiri terbuat dari nasi, maka onigiri bisa dijadikan sebagai lauk ataupun makanan utama.
  4. Ada beragam bentuk onigiri Selain bentuk segitiga seperti yang banyak dijual di sini, onigiri punya banyak bentuk  lainnya, termasuk bulat dan pipi
  5. Ragam isian onigiri Isi onigiri yang sangat standar adalah umeboshi (acar plum), atau tsukudani (sejenis makanan yang direbus dengan kecap). Tapi, bisa memasukkan apapun yang disuka ke dalam onigiri, sehingga ada banyak variasi pada onigiri. Isian onigiri ini tak hanya ditempatkan di dalam onigiri, tapi juga bisa di atas onigiri.
  1. Ada banyak cara untuk membungkus onigiri Onigiri ternyata tak selalu harus dibungkus dengan lembaran rumput laut kering.  Membungkusnya dengan rumput laut adalah opsional, tetapi sangat disarankan. Karena tanpa rumput laut, tangan akan lengket ketika memegangnya. Seringkali, rumput laut kering membungkus bagian bawah onigiri, tetapi, ada juga yang membungkus seluruh onigiri dengan rumput laut kering. Beberapa bahkan meletakkan rumput laut hanya untuk tujuan dekoratif.
  2. Nasi yang digunakan tidak selalu nasi putih
    Bisa berupa nasi goreng, nasi putih campur bumbu, nasi merah, ataupun takikomi gohan – yaitu nasi putih yang dimasak dengan berbagai lauk seperti ayam, kacang polong, jamur dan sebagainya.
  3. Dijual di mana-mana
    Berbagai minimarket dan toko serba ada di Jepang menjual onigiri di rak bagian makanan ringan, bersama dengan sandwich dan salad. Onigiri yang dijual di minimarket dan toko serba ada ini biasanya berbentuk segitiga dan dibungkus rumput laut kering. Isinya bervariasi. Di luar umeboshi dan tsukudani standar, yang pasti ada adalah tuna mayones, tuna goreng, kimchi, ayam goreng, dan sebagainya.

Ada beberapa cara untuk membuat onigiri, yaitu menggunakan sushi roll, dan menggunakan cetakan. Meski perkembangan teknologi sudah berkembang pesat namun cara pembuatan onigiri, masih menggunakan cara konvensional yang memiliki ciri khas tersendiri. Sebagai bahan utama onigiri adalah beras, dimana jenis beras yang digunakan di Jepang sedikit berbeda dengan jenis yang biasa dimasak oleh masyarakat Indonesia. Beras Jepang biasanya dikukus sampai liket sehingga tidak terlalu lembek,dan butirannya menempel sempurna satu sama lain sehingga mudah diambil dengan sumpit. Dalam buku Japanese Homestyles Dishes (2003;12) dijelaskan bahwa dalam membuat nasi yang baik (terutama untuk sushi rice, yang juga bisa digunakan untuk onigiri) terdapat tahap dimana setelah nasi tanak, agar nasi menjadi pulen dan dapat bertahan cukup lama, maka nasi tersebut sebaiknya segera didinginkan dengan cara diaduk secara perlahan sambil menggunakan kipas tangan atau fan untuk menghilangkan uap panas. Hal tsb dilakukan kurang lebih 5 menit atau hingga nasi mendingin sampai pada kondisi suhu ruangan. Hal ini dilakukan agar tekstur dan rasa nasi tidak berubah. Kemudian setelah mendingin nasi ditutupi dengan serbet handuk dan siap digunakan. Hal penting yang dilakukan untuk mempertahankan rasa nasi adalah tidak mendinginkan nasi dengan mesin pendingin karena hal tersebut akan membuat tekstur nasi menjadi kering.

Baca Juga:  Titik Berat Benda Bidang Tidak Beraturan

Bila memperhatikan onigiri maka terdapat dua bagian yang menjadi komposisi utama dari onigiri, yaitu bagian luar (nasi kepal) dan bagian dalam yang menjadi isi nasi kepal tersebut. Untuk bagian luar dewasa ini yang digunakan sebagai nasi kepalnya tidak hanya nasi putih saja, tetapi nasi merah, nasi kuning bahkan nasi goreng pun kerap digunakan untuk bahan dasar nasi kepalnya. Bahkan ada pula variasi nasi putih yang dicampurkan dengan ikan tuna dan wijen. Pada bagian luar ini bahan dasar yang digunakan untuk membungkus nasikepalnya adalah nori, tetapi ada juga yang menggunakan telur dadar tipis, furikake (taburan rumput kering yang digunakan sebagai lauk) maupun tororo kombu (sejenis rumput laut besar). Bagian kedua adalah isian dari onigiri. Bahan yang sejak dulu umum digunakan adalah ume (prem), okaka(ikan bonito kering),dan kombu (rumput laut).Namun dewasa ini jenis bahan yang digunakan semakin bervariasi seperti salmon,telur ikan maupun penambahan mayonnaise pada ikan tuna (tsuna-mayo ) ataupun udang (ebi-mayo). Dengan semakin banyaknya bahan masakan yang dapat diimpor dari luar negara Jepang. Kemudian bermunculan varian-varian baru dari onigiri yang tergolong unik, seperti misalnya onigiri dengan topping tempura udang yang disebut Tenmusu, atau ada pula onigiri yang dibungkus dengan irisan daging atau disebut juga nikumaki onigiri. Banyaknya varian baru yang muncul sebagai produk kreatif dari onigiri menjadikan makanan satu ini favorit bagi banyak orang baik di Jepang maupun di negara-negara lainnya di dunia. Kreatifitas dalam menghasilkan varian onigiri ini pun memunculkan jenis-jenis onigiri yang kemudian menjadi varian favorit. Beberapa contoh varian onigiri yang populer di kalangan  penikmat onigiri antara lain onigiri dengan isian salmon, tuna & mayonnaise (tsuna mayonezu), umeboshi onigiri dan mentaiko onigiri.

Praktikum Membuat Onigiri

Hasil membuat Onigiri

KESIMPULAN

Dari hasil pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa dalam mempelajari kebudayaan Jepang,  salah satunya dengan cara membuat  onigiri yang merupakan  makanan khas Negara Jepang. Onigiri adalah nama Jepang untuk makanan berupa nasi yang dipadatkan sewaktu masih hangat sehingga berbentuk segitiga, bulat, atau seperti karung beras. Onigiri merupakan makanan yang memiliki banyak manfaat yang didapatkan ketika siswa atau pekerja  membawanya sebagai bekal yaitu selain lebih hemat dan praktis, juga  menyehatkan karena  kaya protein dan kandungan gizi lainnya. Onigiri juga  memiliki banyak varian dan mudah dalam proses pembuatannya. Praktek pembuatan onigiri yang telah dilakukan juga dapat menumbuhkan kreativitas serta memunculkan ide bisnis baru yang bermanfaat dan menguntungkan.

Peneliti  :   1.  Nazwa Nayya Nanita Rabbani

  1. Latifatul Fauzia Firdausi
  2. Eka Navyta
  3. Sufyaan Zaidan Farros
  4. M. Zidan Fahri Manzilaini
  5. Ghitrof Awwa
  6. Firyal Aqillah
  7. Adinda Nur Kholidah
  8. Ahmad Deny Agustian
  9. Cindy Arrahim
  10. Ega Nandana Rafif
  11. Esa Najwa Salsabilla
  12. M. Ulil Azmi Al Banna
  13. Sitta Vinda Firstiana

 

Kelas      :  XII  IPS 1

Guru Pembimbing : Dian Prasetyowati, S.Pd

Video Serunya Praktik Membuat Onigiri

 

 

Bagikan Konten Ini Melalui:
× WhatsApp Admin Available from 07:00 to 21:00