Select Page

SMAM1GRESIK.SCH.ID – SMA Muhammadiyah 1 Gresik menunjuk 30 peserta didik sebagai agen anti perundungan dari unsur perwakilan kelas dan bidang advokasi PR. IPM Smamsatu Gresik untuk mengikuti sosialisasi tentang program ini di ruang Inovatif. (17/09/2021).

Program anti Perundungan SMA sendiri merupakan kegiatan yang diturunkan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia kepada sekolah-sekolah penggerak, salah satunya Smamsatu Gresik. Program ini dicetuskan sebagai upaya untuk memutus terjadinya perundungan di sekolah.

Menurut Kepala Smamsatu Gresik, Ainul Muttaqin, S.P., M.Pd., sekolah Inovatif ini secara informal sudah melaksanakan kegiatan ini dalam berbagai kegiatan, namun beliau tetap bersyukur karena ada program dari pemerintah sebagai penguat apa yang sudah sekolah ini lakukan.

Kepala Smamsatu Gresik, Ainul Muttaqin, S.P., M.Pd sedang memberikan sosialisasi tentang program anti perundungan. (Foto : M.Ali Safa’at)

Sebagai Kepala Sekolah, Ainul tentu bahagia dan bangga bisa menyaksikan dan memberikan penguatan pada lahirnya agen anti perundungan SMA Muhammadiyah 1 Gresik.

“Harapan besarnya tentu dari para agen ini akan bisa menjadi kekuatan dalam mengkampanyekan anti Perundungan (Anti Bullying), sekaligus membantu problematika peserta didik sesuai tugas dan fungsi tim ini,” katanya.

Selain itu, ia juga berharap, agen ini akan menjadi gerakan-gerakan positif peserta didik dalam hal konselor sebaya, maupun pemetaan problematika peserta didik sehingga sekolah ini bisa terbantu dalam pengambilan kebijakan pada setiap persoalan peserta didik.

Penulis : M. Ali Safa’at, S.Pd.
Editor: Akhmad Akmal Rifqi, S.Pd.

Bagikan Konten Ini Melalui:
Baca Juga:  Di Smamsatu, Dahnil Kisahkan Hidupnya: Tukang Parkir Jadi Jubir Menhan Prabowo
× WhatsApp Admin Available from 07:00 to 21:00